BPR IRIAN SENTOSA CABANG SERUI SOSIALISASI PENSIUN BAGI ASN

Serui – Bank Pengkreditan Rakyat Irian Sentosa selaku mitra bayar dan mitra layanan PT. Taspen pada hari rabu 20/11/2019 hadir diruang SETDA, guna memberikan sosialisasi pensiun oleh PT. Taspen bagi ASN aktif. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos, Sekretaris Daerah Kepulauan Yapen, Ir. Alexander Nussy, MM, Asisten III Setda bidang Administrasi Umum, Erny Reny Tania, S.IP, beserta sejumlah perwakilan dan pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kepulauan Yapen.

Dalam Arahan Bupati Tonny Tesar, S.Sos menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik sosialisasi ini, kepada semua opd terkait dengan persiapan semua pegawai dalam menghadapi masa pensiun, sehingga tidak banyak mengalami kesulitan.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Serui PT. BPR Irian Sentosa, Yules Karlos Materbongs kepada humas menjelaskan bahwa sosialisasi kali ini tentang Taspen dan Hak Hak Pensiun dari ASN Pemerintah Kepulauan Yapen, sosialisasi ini akan terus dilakukan sehingga ada edukasi positif bagi seluruh ASN yang siap memasuki masa pensiun, materi dalam sosialisasi ini adalah semua hak yang akan diterima ketika pensiun seperti tabungan hari tua, pensiunan, jaminan kecelakaan kerja, serta jaminan kematian, termasuk dengan LKO (layanan klaim otomatis) yang menjadin Program dari PT. Taspen.

Usai mengakhiri kegiatan, Kepada Humas ketua panitia HUT Korpri, Erny R. Tania, S.Ip menjelaskan bahwa setelah mengikuti sosialisasi hari ini, ASN yang akan memasuki masa purna tugas tidak lagi kebingungan.

” Dengan ada sosialisasi ini kita tahu aturan sudah jelas, juga pesan saya kepada seluruh ASN yang selama ini yang sudah menikah, tolong status kepegawaiannya diperjelas”

Assisten III Setda, Erny Reny Tania, S.Ip juga menjelaskan bahwa selama ini banyak ASN yang telah menikah, namun status kepegawaiannya tidak jelas, sehingga banyak pegawai yang didaftar gaji masih sebagai bujangan sehingga setelah meninggal hal tersebut akan jadi masalah, dirinya berharap kedepannya tidak terjadi masalah dalam kepengurusan pensiun lagi.

Sementara itu untuk para peserta yang hadir sebanyak 33 orang dari perwakilan pimpinan OPD hingga staf.

(jur : Andrew Woria/ Foto : Andrew Woria)